Adu Penalti, Real Madrid Pemenang Liga Champions

Kekuatan Real Madrid tidak perlu ditanyakan lagi di negara asalnya Spanyol. Dengan kekuatannya itu, Real Madrid mencatatkan diri sebagai klub terbaik Eropa setelah berhasil menjadi pemenang dalam final Liga Champions yang dilakukan dini hari pada 29 Mei 2016 di stadium San Siro. Setelah kemenangannya sempat ditangguhkan Atletico Madrid dengan skor imbang 1-1, Real Madrid justru berhasil menorehkan kemenangan gemilang lewat adu penalti 5-3.

 

Laga babak pertama dan kedua

 

Seperti yang sudah diprediksi banyak penggemar bola, jalannya pertandingan antara dua raksasa sepak bola ini pasti akan sangat alot. Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menjalani laga final yang menentukan ini. Namun di babak pertama ini, Real Madrid unggul lebih dulu. Sontekan yang dilakukan Sergio Ramos pada menit ke 15 setelah babak pertama dimulai berhasil bersarang di gawang Atletico Madrid.

 

Gol Sergio Ramos membuat Real Madrid unggul 1-0 dari Atletico Madrid. Melihat lawan unggul lebih dulu, Atletico Madrid bangkit dan semakin memberikan permainan yang intens. Sehingga Real Madrid sedikit kewalahan. Tepat pada menit ke 79, gol pertama Atletico Madrid berhasil membongkar pertahanan gawang Real Madrid. Gol yang dilakukan Yannick Carrasco ini menjadi gol yang berhasil menahan imbang skor Real Madrid 1-1, hingga memaksa babak perpanjangan.

 

Babak perpanjangan

 

Skor imbang 1-1 hingga babak kedua selesai, membuat Real Madrid dan Atletico Madrid dipaksa memainkan babak tambahan atau babak perpanjangan waktu. Sama halnya dengan jalannya laga babak pertama dan kedua, baik Real Madrid dan Atletico Madrid sama-sama berjuang keras untuk menang. keduanya sama sekali tidak menunjukkan kelemahan dengan membuka pertahanan atau menyerah begitu saja pada lawan.

 

Namun selama babak perpanjangan ini, Real Madrid sangat ambisius untuk bisa mengakhirinya dengan kemenangan di sisi Real Madrid. Sehingga Real Madrid bermain intens untuk menekan lini tengah Atletico Madrid. Pada menit ke 101 sebuah peluang tercipta dari umpan yang diberikan Christiano Ronaldo. Sayang Gareth Bale belum bisa mengeksekusinya dengan baik sehingga bola justru dapat dihalau dengan mudah oleh Stefan Savic.

 

Adu penalti

 

Babak perpanjangan waktu yang diberikan ternyata tidak mampu memecahkan skor imbang antara kedua tim raksasa Real Madrid dan Atletico Madrid. Meski babak perpanjangan ini sempat diwarnai dengan penggantian pemain Atletico Madrid, namun pertahanan Atletico sangat kuat sehingga sulit ditembus Real Madrid bahkan meski telah tercipta beberapa kesempatan. Hingga akhirnya dilakukan adu penalti untuk mendapatkan gelar terbaik Liga Champions.

 

Selama adu penalti ini kedua tim mengutus masing-masing pemain yang menjadi senjata andalannya. Real Madrid mengirim Ramos, Ronaldo, Bale hingga Lucas Vazques. Sementara Atletico Madrid mengirim pemain andalannya seperti Antoine Griezmann, Gabi dan Saul hingga Juafran yang gagal membuat tendangannya masuk gawang Real Madrid. Setelah beradu penalti yang alot, Atletico harus mengakui kekuatan Real Madrid dengan skor akhir 5-3.

 

Trofi Liga Champions ke 11

 

Atas kemenangan dalam laga final Liga Champions ini, Real Madrid kembali menorehkan namanya sebagai klub terbaik di Eropa. Hasil pertandingan ini menjadi kemenangan untuk yang kesebelas kalinya bagi Real Madrid menjuarai Liga Champions. Selain karena susunan pemainnya yang luar biasa, kemenangan Real Madrid kali ini menjadi sangat istimewa karena keberadaan pelatih barunya yang merupakan mantan pemain timnas Prancis Zinadine Zidane.

Performa Zinadine Zidane sebagai pelatih memang masih cukup baru. Namun kedatangannya ke telah membawa perubahan luar biasa bagi Real Madrid setelah sempat terpuruk sepeninggal pelatih terakhirnya sebelum Zidane. Performa Zinadine Zidane inipun diakui langsung oleh pemain andalan Real Madrid Christiano Ronaldo yang menyatakan bahwa Zidane adalah pria sejati sederhana yang bekerja keras untuk membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions.

Top